Konsultasi Pengobatan .
HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba .
Hotline: 087878821248.
SMS (021)9346.1965 - 081385386583 .
Gue memang bukan tukang bubur, kenapa lo panggil pak Haji? Aku dari Keluarga Yatim yang Bahagia Mencari 3 mantra seorang komika Ronny Hermawan, SH. Partai Demokrat Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019 H.M. Pariyo, SE. MSi, owner PT Multi Mineralindo - PANJA Group Drs Thamrin Usman, MSi - Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019 Partai Hanura Drs Thamrin Usman, MSi - Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019 Partai Hanura Murfati Lidianto, SE Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019, Partai Gerindra H.M. Zaini, Caleg Golkar DPRD Kota Bekasi dapil 5, Bekasi Barat & Medan Satria Gurindam 12 Raja Ali Haji Fi Sabilillaah Sejarah Raja Ali Haji Fi Sabilillah Gue Emang Kayak Gini, Masbuloh?
sidikrizal.com endorsed by webrizal.com. Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Diundang Ke DalamGroup Cinta Rahasia

14 Agustus 2016

Aduuuhhhh?????
Group apa gerangan ini?
Apakah daku pantas diundang kemari?
Tidakkah kalian tahu, aku si hewan terluka yang sedikit picik tentang cinta?
.
Bagaimana aku bisa bertanggung jawab pada diriku sendiri,
apabila aku terluka, oleh manis getirnya CINTA.
Aku tak pernah percaya cinta yang melenakan,
dalam waktu yang bersamaan mampu menusuk punggungku,
menembus jantungku tanpa permisi.
.
Maaf teman, sepertinya kau salah mengajakku kemari,
bukankah ini taman surga yang dulu pernah kutinggalkan.
Bukan waktunya aku kembali kesini
karena kau tak kenal betapa sakitnya cintaku,
betapa rindunya aku pada kebencian.... namun
aku coba menyembunyikannya dari mata rembulan dan tatapan mentari.
.
Duhai teman, keluarkan aku dari derita ini,
betapapun aku berteriak, kau tak pernah bisa bantu,
karena hanya Nabiku YANG MAMPU....
Tuhanku melarangku bercinta dalam kebutaan, kenaifan seorang hamba.
.
Lepaskan aku teman, dari perangkap taman cinta semumu.
Selamat tinggal kemesuman, selamat tinggal dosaku yang indah.
Maafkan aku, tak bisa mencintaimu, karena takutku menggelora.
Lebih baik aku hidup tanpa cinta,
daripada aku harus mati tanpa cinta pula.
.
Aku tak mau dengar lagi kau mengatakannya pelan di telingaku
Aku tak mau lagi mendengar bisikanmu yang menggairahkanku
Aku tak mau kau paksa aku percaya dengan manis lidahmu
"Aku tak bisa hidup tanpa dirimu, Mas Sidik...!!!"
.
Camp Fried Chicken.... Ternyata kau menipuku dan tinggalkan aku.
Sudah 3 tahun berlalu, dan aku dengar kau masih hidup di sana,
Mana janjimu wahai betina?
"Aku tak bisa hidup tanpa dirimu, Mas Sidik...!!!"
.
Kulihat kini kau masih bernafas?
.
Medio Agustus 2016.

Alasan Absen Paling LOGIS

10 Agustus 2016

#01
Sy: Maaf Bos, gk bs msk kantor hari ini, nenek wafat
Bos: Sdh 1thn trakhir, 2 nenekmu wafat? Ini yg ke-3?
Sy: Kakek poligami

#02
Sy: Maaf Bos, gk bs msk kantor hari ini, nenek wafat
Bos: Pekan lalu sdh 3 nenek wafat? Ini yg ke-4.
Sy: Kakek poligami 3 istri

#03
Sy: Maaf Bos, gk bs msk lagi ini, nenek wafat
Bos: Wafat lagi? Poligami brp org?
Sy: Nikah lagi 1 bln lalu.

#04
Sy: Maaf Bos, sy gak bs masuk hari ini.
Bos: Nenekmu wafat lagi?
Sy: Yg wafat PACAR KAKEK.

#05
Sy: Maaf Bos, sy gak bs masuk hari ini.
Bos: Siapa lagi yang wafat?
Sy: Kakek yg wafat.

#07
Sy: Maaf Bos, Sy gak bisa masuk lagi hari ini.
Bos:APAAAAH? Kakekmu kan sdh gak ada! Siapa lagi?
Sy: Istri mudanya baru meninggal pagi tadi.

#08
Sy: Maaf Bos, hari ini libur?.
Bos: Masih ada keluarga kakek kamu yg wafat?!
Sy: Gak kok, Bos! Anak perempuan saya di rumah sakit.
Bos: Kenapa? Ada apa dengan dia?
Sy: Dia perawat...
Bos: ...
Sy: ...
Bos: Aaaaaaaaargh...! KAMU MAU DIPECAT!?
Sy: Tapi dia yg hari ini ngurusin jenazah kakek yg wafat.
Bos: KELUAAAR....! Kamu saya pecat...!
Sy: Tapi dia kan kakeknya si Bos!?
Bos: WHAAAT...!?
.
#09
Sy: Maaf Bos, hari ini saya gak bisa masuk, ada urusan keluarga yg sulit.
Bos: Urusan apa?
Sy: Nyari joke nomor #6 dari set-list joke di atas, kok hilang?
Bos: KELUAAAR KAMU...!
.
http://sidikrizal.blogspot.co.id/2016/08/alasan-absen-paling-logis.html

World of Bliss - Episode 3.

07 Agustus 2016

MENCARI BAHAGIA DI BANGKOK.
(The World of Bliss - Episode 3)
by: DikRizal

Ini kisahku, si pengerutu yang sibuk mencari kebahagiaan.

Lepas senja di awal September 2013, saya ditelepon teman, Pariyo, mantan kandidat walikota Bekasi. Dia termasuk urutan ke-3 dari 10 orang terkaya di kota Bekasi. Tapi bagiku dia orang kaya paling norak yang pernah saya kenal di kota Bekasi, Biar bagaimanapun dia adalah salah satu sahabatku, yang terbaik. Lebih dan kurangnya, saya anggap dia bisa jadi teman yang menyenangkan. Meski tak lebih dari bagaimana cara temannya melihat isi saldo rekeningnya, yang milyaran rupiah.

Terlepas dari niat baiknya yang saya tak pernah bisa tahu karena itu urusan hatinya, tapi yang saya pahami adalah pertemanan baginya adalah arena gladiator untuk memperebutkan kemewahan pujian penonton yang kebanyakan adalah teman-temannya sendiri. Sehingga kekayaan, kepintaran dan kepiawaiannya menggali tambang uang jadi terlihat oleh dunia. Penikmat hidup mewah yang lumayan alim bagiku. Apalagi gelar sarjana S2-nya di bidang Ekonomi Syariah. Meskipun saya tahu thesisnya dia dapat dari ghost writern-nya yang kini diangkatnya jadi ketua yayasan pendidikan yang dimilikinya dengan gaji puluhan juta per bulan. Wajar, ini simbiosis mutualisme.

Hobby dan kesukaannya traveling ke berbagai belahan dunia, menjadi satu keberuntungan tersendiri bagi saya. Betapa tidak, sifat polos dan lugunya kalau tak mau dibilang ketidakbecusan berbahasa Inggris, membuatnya harus mengajak saya agar bisa ditemani dan berkomunikasi dengan kolega serta rekanan bisnis di mancanegara. Mengetahui sifatnya, saya pun meminta izinnya agar saya bisa menuliskan namanya untuk saya masukkan ke dalam novel saya ini. Dan senyumnya terkembang, seperti ada percikan bola api besar dibalik tatapannya. Narsis sejati.







Saya Pedagang Madu, Tukang Madu, Semuanya Nikah Resmi

04 Agustus 2016

Bismillah,
Thola'al badru alaina. min sani yaa til wada
Syukron.
.
Assalamu'alaikum teman2
.
Saya ini pedagang madu,
saya jual beli madu, massal, tontonan, anak kecil, yg dikhitan massal.
jadi saya adalah lelaki beruang, kaya, kaya beruang madu, winnie the pooh.
.
Sebagai pedagang madu,
Jadi tiap hari saya kerjanya
beli madu, jual madu, cari madu lagi.
.
Sering dipanggil tukang madu.
Tapi semuanya saya nikahin resmi.
.
Istri pertama Resmi,
Istri kedua Sirri,
Istri ketiga, OK Google...
"OK Google, cari istri muda lagi!".
.
Padahal dulu waktu jomblo,
cita-cita saya gak muluk-muluk,
pengen istri saya itu... cewek.
.
Terus kaya.
.
Baru setelah itu, saya cari
yang cantik, pintar dan sholehah.
Kalo bisa tiga-tiganya ada... rukun,
dan nurut...
.
Jadi intinya, membina rumah tangga itu harus ada yang cantik, pintar dan sholehah.
.
Maaf typo, saya khilaf.
Maksud saya, harus ada...
sakinah... mawaddah wa rahmah, disebut SAMARA.
Kalo sudah ada ketiganya,
baru cari yang ke-4
.
Terserah namanya siapa aja, Talitha, Tania, atau Ta Nobita?
asal bukan nama dek sakinah, dek mawaddah dan dek rahmah.
Biar jadi SAMARATA.
.
Bagi saya mencari istri itu gampang banget.
Yang bikin susah itu mencari yang... mau.
.
Nama saya Sidik, Rizal
Kalian tahu dalam bahasa Arab, shiddiq itu benar.
Sdg kan dlm bhs Indonesia, Sidik atau selidik itu mencari kebenaran.
Tp sy gak suka artinya dlm bahasa Inggris. Shit Dick.
Teman-teman bisa gak kita ganti topik pembicaraan?
.
Jk seandainya buah-buahan bisa ngomong,
mungkin mereka ngobrolnya kek gini:
Buah Leci ngomong, Aku mirip biji mata manusia.
Rambutan bilang, Aku mirip kepala orang
Pepaya teriak, Aku dong mirip artis, Jupe.
Yang kasihan pisang, Teman-teman bisa gak kita ganti topik pembicaraan?
.
Jika promosi jual madu, seperti ini...
.
Cewe cantik berjilbab coklat di sana itu, ya kamu.
Adek, mau gak dimadu?
Nama kamu Talitha? Tania? atau Ta Nobita?
.
Berarti bukan jodoh.
.
Rumahtangga saya sudah ada Sakinah, Mawaddah dan dek Rahmah.
Disebutnya SAMARA.
Makanya saya cari yg namanya TA...
Biar bisa bikin SAMARATA.
.
Saya jual madu ke seluruh Indonesia,
ketemu klien saya terbang ke Bali,
di pesawat duduk di samping saya, cewek cantik seksi,
tapi saya gak berani tegur sapa,
hingga landing di bandara Gusti Ngurah Rai
rasanya itu degdegan,
kek ikutan audisi SUCI pertama kali,
tapi gak ada joke. Nge-BLANK.
.
Pernah juga sih saya coba inisiatif negur duluan.
Waktu terbang ke Solo, di samping saya cewe cantik seksi,
Tapi dia cuma senyum dan angguk-angguk aja.
saya coba pecahkan kebekuan,
Sy: Hai Mbak, mau ke Solo juga?
.
Bodohnya saya dengan pertanyaan klise basi ini, tapi cewek itu bengong menatap saya... sedetik kemudian...
.
Cewe: Yaiya lah Pak, tp sy turun tengah jalan, pas di Jogja, sy terjun bebas.
Sy: Oh gitu ya... mbak lucu juga ya...? Hehehe
.
Wajahnya cuma mengangguk tersenyum tipis, ada sinis di ujung bibirnya.
Benar-benar tantangan buat saya.
Saya harus lebih lucu dari dia.
.
Sy: Saya ini pedagang madu, jual madu, cari madu, Mbak cantik mau dimadu?
Mbak namanya Talitha, Tania atau Ta Nobita?
Soalnya rumah tangga saya sudah ada, Sakinah, Mawaddah dan Rahmah, SAMARA.
tinggal nunggu istri ke-4 yg namanya Ta...
Biar bisajadi SAMARATA...
.
Dia terbelalak kaget, sejenak dia membisu tak bergeming.
Lalu dia mendekatkan kepalanya ke saya,
dan berbisik lembut dengan senyum tipis Monalisa...
"Pak, ini di dalam pesawat Garuda gak boleh jualan...
kalo mau dagang madu... di luar sana!"
katanya sambil menunjuk ke arah jendela pesawat.
.
Saya melotot belagak blo'on,
sambil memaki dlm hati, "Camp Fried Chicken..!"
Gak sengaja sikutku menyenggol gunung Rinjani-nya.
Pas sy lihat, ternyata foto gunung Rinjani cover majalah travel Garuda.
.
Pernah saya jual madu ke Medan,
Duduk di kursi VIP pesawat Garuda,
pramugari seksi duduk dpn, dia curi2 senyum,
di samping sy, istri lagi dzikir... bareng malaikat maut.
.
Madu mengandung zat antivirus
yg bisa membunuh tuntas HIV.
Pernah terpikirkan sama kamu hal itu?
GAK... kamu cuma mikirin diri sendiri.
.
Sering banget klien saya tanya tentang kualitas madu dagangan saya.
Klien: Ustadz, ini madu tawon asli?
Sy : Ya iyalah madu tawon
Klien: Kok gak ada tawonnya?
.
Sy: Emang yg asli harus ada tawonnya?
Klien: Ya dong. Sy beli mie ayam, ada ayamnya.
Sy: OK, sy jual bakso sapi, apa harus ada sapinya juga?
dan sy juga jual racun tikus. Apa sy harus jual tikusnya juga?
.
Klien: Pak Ustadz, jualan racun tikus?
Sy: Iya. Ini racunnya.
Klien: Tikusnya mana?
Sy: Lah itu tadi yg mau beli racun siapa?
.
Klien: Ustadz, saya mau beli madu herbal pamungkasnya 1 botol.
Sy: OK, harganya 2 juta,
Klien: Busyet, mahal banget? Apa harganya gak kemahalan, Ustadz?
Sy: Bukan harganya yg kemahalan, tapi kamu yg gak mampu bayar.
.
Klien: Ustadz, sy beli madunya 1 btl.
Sy: Madu manis apa madu pahit?
Klien: Jgn manis-manis Stadz, yg penting setia & nerima sy apa adanya.
.
Klien: Stadz, beli madunya 1btl.
Sy: Madu manis apa pahit?
Klien: Lo mang ada madu pahit?
Sy: Ada, khusus buat klien kek Anda. Pahit.
.
Klien: Stadz, beli madunya 1btl.
Sy: Madu manis apa pahit?
Klien: Lo mang ada madu pahit?
Sy: Ada lah. Emangnya dimadu itu gak pahit?
.
Klien: Stadz, beli madunya 1btl.
Sy: Madu manis apa pahit?
Klien: Lo mang ada madu pahit?
Sy: Ada. Kau pikir Jessica beli madu pahit dari siapa?
.
Klien: Di samping jualan madu, Ustadz jualan racun tikus juga?
Sy: Ya iya lah. Kamu pikir Jessica beli racun dari siapa?

Sy: Selain jual madu, sy jual yg lain
Klien: Jual racun jg?
Sy: Kamu pikir Jessica beli racun dr siapa?
Klien: Dari ustadz?
Sy: Sy ini nanya... Jessica beli racun dimana?
Klien: Oh kirain, dia beli dari Ustadz. Tp knp Ustadz nanya?
Sy: Mau kasih kamu kopi madu gratis.
.
Klien: Kenapa sy mau dikasih kopi madu pahit gratis, Stadz?
Sy: Abis kamu nanya mulu, kagak beli-beli.
.
Klien: OK, Stadz, jk sy beli & minum madu pahitnya, apa penyakit sy bs sembuh?
Sy: Lah, mana sy tahu? Kamu kan BELUM minum madu pahit sy?
.
Klien: OK, OK... sy akan beli madu pahit pak Ustadz. Tapi sy bs sembuh kan, Pak Ustadz?
Sy: Mana sy tahu. Kamu pikir sy Tuhan? Bisa tahu?!
.
Klien: Lalu ngapain sy HARUS beli madu pahit atw madu herbal pak Ustadz?
Sy: Lah!? Kamu mau sembuh, kagak?
.
Klien: Lah bgmn sy bakal tahu, jk sy akan sembuh? Sedangkan Ustadz sendiri gak tahu?
Sy: Bgmn Anda bs sembuh? IKHTIAR beli madu aja kagak?
.
Klien: Ustadz jangan bohong dong?!
Sy: Lah, kalo sy bohong, ngapain jualan madu? Mendingan jadi presiden RI aja!
.
Klien: Yang bener Ustadz! Apa sy bisa sembuh jk minum madu ustadz?
Sy: Mndingan kamu pilih sy presiden. Jgn beli madu.

Klien: Berani sumpah Stadz?
Sy: Ngapain? 28 Oktober masih jauh!

Klien: Ustadz brani sumpah gak? Jk sy minum madu ini bs sembuh?
Sy: Sy jual madu herbal obati HIV/AIDS. Sy bkn mau capres. Gk ada sumpah

Klien: OK, Ustadz, sy beli madu herbal pamungkasnya.
Sy: Belinya 2 atw 3 btl?
Klien: Harus 2 atw 3?
Sy: Oh mw beli 4 btl?
Klien: Beli 2 aja

Klien: Jd sy beli 2 btl MHP, brp hrgnya?
Sy: Anda transfer 3,5jt + ongkir 100rb, jd total Rp3,6jt
Klien: Ustadz jago marketing force-ya?

Sy: Marketing force? Daya memasarkan?
Klien: Bukan. Pemasaran Maksa.

Sy: Lah siapa yg maksa? Jk Anda gk mw beli, gk papa!
Klien: Bkn gitu Stadz.
Sy: Ya sdh, jk gk jadi beli, yg penting transfer aja dulu.

Klien: Jk sy gk jadi beli, knp tetap hrs transfer?
Sy: Anggap sj shodaqoh, biar sakit Anda sembuh.
Klien: ?
Sy: Paling gak sy doain sembuh

Klien: OK Ustadz, sy transfer, jk madunya sdh sampe rumah!
Sy: Bgmn bs sampe rmh Anda, ongkirnya blm bayar.
Klien: Ust. talangin dulu
Sy: ??

Sy: Anda mau beli madu herbal sy, atw mau jadi komik?
Klien: Maksudnya Stadz?
Sy: Kalo beli madu, bayar lunas. Klo jadi komik, sy ketawa!

Klien: Ya sdh Ustadz, sy transfer setengah dulu.
Sy: Kalo gitu sy kirim paketnya setengah dulu, 1 botol. Ongkirnya tetap 100rb per paket.

Klien: Kalo 2X kirim, ongkirnya jg 2x 100rb dong Ustadz?
Sy: Betul. Nikmat Tuhanmu mana lagi yg mau kamu dustakan?

Klien: OK, sy transfer smw 3,6jt. Ingat ya Stadz, om sy jenderal.
Sy: Maksud kamu apa? Ngancam?
Klien: Gak Stadz, sy kenalin om sy aja...
Sy: Kamu pikir sy gak punya. Pakde sy juga jenderal.
Klien: Terus kenapa, Stadz?
Sy: Tuaan pakde kan dibandingkan om?
Klien: Lagian om saya sudah purnawirawan setahun lalu, Stadz.
Sy: Masih kalah... Pakde saya sudah mendiang 10 thn lalu.

Lalu sesaat hening, kami diam seribu bahasa.

Klien: Sdh sy transfer Stadz, 3,6jt.
Sy: OK. Sy kirim paketnya via TIKI atau JNE.
Klien: Brp hr tiba?
Sy: Mana sy tauk? Kan blm sy kirim!

Saudara Bisa Jadi Sahabat, Teman atau Musuh

11 Juli 2016

Gak pernah kebayang sekalipun, ketika saya dihadapkan pada masalah dimana saudara menjadi sandaran saya atau cuma sekadar teman berbagi cerita. Tapi entah bagaimana, terkadang karena kesalahan sedikit saja, bisa hilang semua arti persaudaraan. Meskipun itu hanya sebuah kesalahan sepele. Dan saat kita mengalami hal itu lalu saudara kita menjadi sangat marah, sungguh rasanya bercampur baur dan tak enak pastinya. Seperti makan bubur ayam campur tembako dji sam soe.

Adikku ada 4 orang. Mereka kini bukan anak kecil lagi, sudah memiliki keluarga sendiri. Melihat hal ini saya harus kilas balik dengan beberapa kisah para nabi terdahulu. Bagaimana mereka memperlakukan saudara baik kandung maupun saudara sepupu atau saudara jauh.

Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam juga pernah menangis saat mengetahui bahwa ada di akhir zaman setelah kepergiannya, sekelompok kauam yang begitu saling mencintai di antara mereka melebihi persaudaraan atau cinta kepada diri mereka sendiri. Banyak para sahabat Rasulullaah yang bertanya, siapa pula kaum akhir zaman yang membuat trenyuh Rasulullaah itu?

Mereka itulah kaum mukmii yang saling mencintai dalam persaudaraan melebihi cinta mereka kepada diri mereka sendiri karena hanya berharap ingin bertemu Allah dan mencintai kekasih yang sama yakni Muhammad Rasulullaah shallallaahu alaihi wa sallam.

Lalu siapakah yang pantas kita jadikan saudara, sahabat atau teman seumur hidup kita?

Dalam melewati lorong waktu hidup kita, menyusuri jalan yang penuh liku dan tipu daya, tak sedikit pula duri tajam dan bukit terjal yang siap meluluhlantakkan semangat mencari kebenaran ilahi. Tentunya ini tidak mudah engkau lalui sendiri; kita butuh seorang teman. Bersamanya kita bisa saling membantu, bahu-membahu menuju akhir perjalanan hidupmu. Namun tidak berhenti sampai di sini. Mengapa?

Teman itu layaknya cermin, jika kita ingin mengetahui diri seseorang, lihatlah dengan siapa dia berteman. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

المؤمن مر آه (اخيه)المؤمن

Seorang mukmin merupakan cerminan saudaranya yang mukmin.
(HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, no. 239; Abu Dawud, no.4918 [Ash-Shahihah, no. 926])

Memilih teman bukanlah perkara remeh, Islam memerintahkan kita untuk memilih siapa yang menjadi teman kita. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda,
المرء على دين خليله فلينظر احدكم من يخالل
Seseorang itu berada pada agama teman karibnya, maka hendaklah salah seorang di antara kalian melihat siapakah yang dia jadikan teman karibnya.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ahmad)
Ketahuilah bahwa tidak semua orang layak dijadikan teman karib. Karena itu, orang yang dijadikan teman karib harus memiliki sifat-sifat yang memang menunjang persahabatan:
1. Berakidah lurus dan bermanhaj ahlus sunnah wal jama’ah
Ini menjadi syarat mutlak memilih teman karib. Kita semua tahu kisah kematian Abu Thalib, paman Rasulullah ‘alaihish shalatu was salam. Dalam keadaan terbaring menghadapi kematiannya, ada tiga orang yang menyertainya, mereka adalah Rasulullah ‘alaihish shalatu was salam, Abu Jahl, dan Abdullah bin Abi Umayyah. Dua orang terakhir itu adalah tokoh kafir Quraisy.
Rasulullah mengatakan, “Paman, katakan ‘laa ilaha illa llah‘! Satu kalimat yang akan aku jadikan bahan pembelaan bagimu di hadapan Allah.”
Sedangkan dua tokoh kafir itu menimpali, “Abu Thalib, apakah kamu membenci agama Abdul Muthalib?”
Tanpa henti Rasul ‘alahi shalatu wa salam menawarkan kalimat itu, namun dua tokoh kafir pun terus mempengaruhi. Sampai akhirnya Abu Thalib enggan mengucap laa ilaha illallah dan tetap memilih agama Abdul Muthalib. Ia pun mati dalam kekufuran. (Lihat hadits riwayat Al-Bukhari, no.1360; Muslim, no.131; An-Nasai, no. 2034)
Cobalah lihat buruknya pengaruh orang-orang yang ada di sekitarnya! Padahal Abu Thalib sudah membenarkan ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam hatinya.
2. Orang yang berakal
Karena akal/kepandaian merupakan modal yang utama. Tidak ada kebaikan bergaul dekat dengan orang bodoh, karena bisa saja dia hendak memberikan manfaat kepadamu tapi justru memberi madharat. Yang dimaksud “orang berakal” dalam konteks ini adalah orang yang mengetahui segala urusan sesuatu sesuai dengan proporsinya. Manfaat bisa diambil dari dirinya atau dari pemahaman yang diberikannya.
3. Baik akhlaknya
Ini merupakan keharusan sebab berapa banyak orang berakal yang dirinya lebih banyak dikuasai amarah dan nafsu, lalu dia tunduk padanya sehingga tidak ada manfaat bergaul dengannya.
4. Bukan orang fasik
Orang fasik tidak pernah merasa takut kepada Allah. Orang yang tak takut kepada Allah tentu sulit dipercaya. Selain itu, sewaktu-waktu orang lain tidak aman dari tipu dayanya.
5. Bukan ahli bid’ah
Persahabatan dengannya harus dihindari karena bid’ah yang dilakukannya.
6. Taat beribadah dan menjauhi perbuatan maksiat
واصبر نفسك مع الذين يدعون ربهم با الغداة والعشي يريدون وجحه
Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di waktu pagi dan senja hari dengan mengharap keridhoannya.” (QS. Al-Kahfi : 28)
7. Banyak ilmu atau dapat berbagi ilmu dengannya
Berteman dekat dengan orang yang punya dan mengamalkan ilmu agama akan memberi pengaruh positif yang besar pada diri seseorang.
8. Tidak rakus dunia
Itulah sebagian sifat-sifat teman karib yang harus engkau perhatikan. Jangan sampai dirimu salah memilih sehingga engkau menyesal di dunia atau pun di akhirat.
الْأَخِلَّاء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ
Teman -teman akrab pada hari itu sebagian menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az-Zukhruf : 67)
Rujukan:

*) Catatan dari penulis: Pengambilan hadits dari buku dan sumber lainnya, bukan dari kitab aslinya.
Sumber: https://muslimah.or.id/4865-kenalilah-siapa-dia-tips-memilih-teman-akrab.html

Punya ABG Itu Apa Kita Harus Alay Juga?

10 Juli 2016

Mendidik anak apalagi mereka yang sudah berubah jadi remaja tanggung, bukanlah perkara mudah. Tapi juga gak bisa dibilang sulit amat. Orangtua maunya cepat-cepat dikeluarin, tapi susahnya minta ampun. Mirip seperti sembelit.

Saat kecil, anak balita saya pernah tanya,
"Abi, Spiderman sama Ironman, menangan mana?"
"Wah Abi gak tahu, sayang. Mungkin Spiderman atau bisa juga Ironman."
"Berarti Spiderman kalah sakti dan hebat ya Bi sama Ironman?"
"Bisa jadi... Nak!"
"Aku gak mau jadi Spiderman, mending jadi Ironman."

Tapi selang beberapa menit, dia tanya lagi.
"Ironman sama Transformer, saktian mana Bi?"
"Wah Abi juga gak tahu. Mungkin Transformer lebih sakti, karena dia lebih besar dan bukan manusia biasa seperti Ironman. Pasti Ironman bisa dikalahkan oleh Transformer."
"Berarti saktian Transformer ya Bi? Wah dia robot raksasa yang gak terkalahkan dong Bi?"
"Ya gak juga, setiap makhluk hidup di dunia pasti bisa mati dikalahkan. Termasuk Transformer...!"
"Mosok sih, Bi? Emang siapa yang bisa mengalahkan Transformer?"
"Entahlah, tapi yang jelas dia hanya bisa dimatikan oleh Allah, Tuhan Pencipta langit dan bumi. Dia Yang Maha Sakti, Tak ada yang bisa melawanNya."

Sambil mengangguk-angguk mencoba memahami, si kecilku berkomentar,
"Kalo gitu, aku ganti aja deh...!"
"Ganti apanya Anakku sayang, Zahira?"
"Aku gak suka Spiderman, gak suka Ironman dan aku gak suka Transformer.
Aku sukanya Allah, Tuhan Yang Maha Sakti.
Kalo sudah besar nanti, cita-citaku jadi Tuhan saja!"

----------

Pesan moral cerita di atas adalah, jangan biarkan anak balita kita nonton film komik Marvel. Mendingan DC comic, saja.

Ketika kecil anak bertualang dengan imajinasinya yang dipengaruhi oleh lingkungan bermainnya. Termasuk jika orangtua membiarkan anak balitanya bermain gadget seperti Angry Bird.
anak saya, Abdullah, begitu sukanya dengan game di tabletnya atau HP saya, favoritnya Angry Bird. Imajinasinya bermain gadget, terbawa ke dalam imajinasinya bermain di dunia nyata. Bayangkan, saat saya ajak bermain lempar bola atau mainan lainnya, dia akan bersemangat dan tertawa riang menjatuhkan diri menangkap bola yang saya lempar, seolah dirinya adalah Angry Bird.
"Kenapa menjatuhkan diri menangkap bola yang Abi lempar? Apa kamu gak kesakitan badanmu, Nak?"
Dia menggeleng dan tetap berteriak gembira seolah dirinya AngryBird. Dan kali ini sebelum bola saya lempar, dia malah menabrak saya hingga kami terjatuh. Kami pun tertawa riang, meski badan saya terasa pegal-pegal.
"Aduh, badan Abi pegal-pegal Nak. Sakit. Jangan Abi ditabrak dong...!"
"Abi harus aku tabrak...!"
"Loh kenapa ditabrak? Bolanya saja ditangkap!"
"Aku Angry Bird..., Abi yg jadi babinya...!"

---------
Pesan moral dari cerita di atas adalah, jangan biarkan anak Anda terlalu sering main gadget, khususnya game Angry Bird. Mendingan main game Kill The Zombie.... Kita yg jadi zombie nya.











Apa Kata Bangsa Asing tentang Indonesia?

29 Juni 2016

Sebagai muslim, pada pilgub DKI 2017 nanti,
haram bagi saya mencoblos Ahok.

Bisa kenal pasal pembunuhan, krn mencoblos Ahok.

Bahkan bisa kena pasal pelecehan seksual, krn mencoblos Ahok.

Sebenarnya saya suka dengan Ahok,
Tapi sering kali dia berkata-kata sarkasme,
seharusnya sebagai pemimpin dia bisa bijak,
misalnya dengan merubah makian kasarnya jadi nama sayuran,
kan enak kedengarannya, marahnya tetap tersalurkan,
"PETAI lo semua...! Bikin gue JENGKOL aja!"
Lawan bicaranya, anggota dewan kan bisa balas,
"Kenapa gak disikat habis aja, Bos? Pake sambel, dilalap!"

Atau merubah makian kasarnya dengan merk produk tertentu,
Lumayan kan bisa dapat endorser iklan. Misalnya seperti ini,
"TOKAI lo semuaaaa!!! Kayak gue dong, ZIPPO...!"
Lawan bicaranya, anggota dewan kan bisa balas,
"Yeee, salah...! Orang kita pake korek gas INDOMARET!"

Tahukah kalian apa kata bangsa asing tentang kita, sebagai bangsa timur yang mempunyai kulit coklat dan mempunyai wilayah geografis dari Sabang sampai Merauke?

Lalu kenapa kita gak percaya dengan qadarullah, bahwa setiap bangsa mempunyai giliran hidup berjayanya masing-masing.

"Bahasa lu Bro, anjiiir!" teriak teman komik dari komunitas Stand Up Indo Bekasi.

"Emang kenapa?"

"Ketinggian... entar kesenggol rudal Israel baru tahu lu?"

"Justru itu..." dan akupun tak mengacuhkannya berkomentar lebih jauh. Sementara dia hanya terkekeh dan berusaha mengalihkan perhatian pada komik yang sedang open mic di De Bangoor Cafe.

Anak SMA di Indonesia, sekarang sungguh kreatif, inovatif & gadget minded. Cuma modal akun fesbuk aja, sudah bisa menciptakan... kehamilan.

Sepertinya saya salah audiens. Susah juga kan bicara serius meskipun ada unsur komedi dengan anak-anak tanggung yang memang baru belajar stand up comedy dengan meraba, tanpa kacamata. Nikmat sih, tapi apa halal dan sudah resmi ijab qabul? Ini ngomongin apaan sih?

Intinya kita seperti kehilangan jati diri. Identitas diri jadi seperti kebanyakan anak bangsa yang malu mengaku dirinya anak Indonesia asli, tanpa tempelan gadget atau teknologi canggih di tubuhnya.

Perhatikan itu... Jika kalian tak paham, mungkin kalian memang sudah tertular virus ketidakpedulian yang telah disebarkan oleh para kapitalis ke negeri ini. Bombastis, fantastis.

KPK sayangkan, terjadi suap menyuap di bulan Ramadhan. Astaghfirullah alazhiem, Husnuzhon, berbaik sangka dulu dong, mungkin suap menyuapnya itu terjadi sebelum... IMSAK.

#HUSNUZHON
Anaknya teman saya, membawa laptop ke dalam kamarnya, sambil membawa sekotak tisyu.
Husnuzhon aja, mungkin dia mau nonton film drama melankolis yg menyedihkan.

Operasi PEKAT di bulan puasa, aparat polisi menggrebek sepasang ABG bugil dlm kamar kos. Husnuzhon aja, mungkin mereka sedang BUKBER, buka bersama.

KPK menyayangkan, di bulan suci Ramadhan terjadi suap menyuap di beberapa lembaga tinggi.
Husnuzhon aja, mungkin suap menyuapnya itu terjadi sebelum... IMSAK?

Tanyakan Pada Ahlinya, Bukan Saya.

15 Juni 2016

Kebanyakan orang yang bertemu saya akan menganggap saya ustadz, hanya karena penampilan saya seperti ini. Berghamis, celana cingkrang dan jenggotan serta berpeci haji. Mungkin saya lebih senang dipanggil ustadzah daripada dipanggil ustadz.

Kenapa? Karena gak mungkin orang akan panggil saya ustadzah, saat mereka lihat jenggot saya bukan?

Lagian saya ini orangnya terlalu egois untuk disebut sebagai ustadz. Saya nyuruh istri dan anak perempuan saya pake jilbab syar'i, sementara saya gak pernah pake jilbab.

Ada yang bilang saya ini kasar pada istri sendiri, sering memukul. KDRT. Ok jujur, yang saya pukul adalah pantatnya. "YIIHAAA... Come to Papa". Salah?

Dan sepintar2-nya orang yang paling pintar di mata manusia, jadi tak akan berarti apa2 ketika ilmunya tidak tercermin pada dirinya & keluarganya.

Tapi saat saya diminta total oleh hati saya sendiri & keluarga yg mendukung saya utk hidup secara syar'i. Saya tinggalin semua. Termasuk RIBA.

Karena saya percaya Tuhan selalu menciptakan segala sesuatu berpasangan, Ada tawa, ada tangis. Ada siang ada malam. Ada kaya ada... cukup.

Sy bukan nyinyir. Banyak sekali kok orang gak bisa melihat dengan mata hati. Pelaku maksiyat dibela. Alasannya HAM. Itu namanya NAIF. Gak keren, tauk!

Gak peduli siapapun orgnya, jika dia melakukan kesalahan yang sudah ditetapkan oleh syariat Islam,maka gak ada lagi alasan HAM utk membelanya.

Emang mau kita dikategorikan orang yang sok tahu dan merasa lebih pintar daripada Tuhan sendiri, yang telah menciptakan kita? Gak keren, tauk!?

Mau dikasih contoh?
Mereka yang menentang hukum syariat agama itu gak keren
dan sangat kelihatan tololnya, meskipun dalil mereka adalah HAM.

Kalo kalian mau tahu contoh nyata mereka yg menentang hukum syariah dlm kehidupan nyata kita saat ini & bakalan tertimpa musibah, Retweet..!








Profil Komisi I DPR RI Periode 2014 - 2019

09 Februari 2016

Tentang - Komisi I

PROFIL KOMISI I DPR RI
PERIODE 2014 – 2019

I.           DASAR HUKUM
  1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
  2. Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib dan Peraturan DPR RI Nomor 3 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014
II. KOMISI I DPR RI

Komisi merupakan salah satu Alat Kelengkapan DPR. Pada Periode 2014-2019, Komisi dibagi ke dalam 11 (sebelas) Komisi sesuai dengan keputusan Rapat Paripurna DPR RI. Susunan dan keanggotaan Komisi ditetapkan oleh DPR dalam Rapat Paripurna menurut perimbangan dan pemerataan jumlah Anggota tiap-tiap Fraksi pada permulaan masa keanggotaan DPR dan pada permulaan Tahun Sidang. Setiap Anggota, kecuali Pimpinan MPR dan DPR, harus menjadi Anggota salah satu Komisi. Komisi I DPR RI merupakan satu dari 11 (sebelas) Komisi yang ada di DPR RI.

  1. RUANG LINGKUP TUGAS KOMISI I DPR RI
Sesuai dengan Keputusan Rapat Paripurna DPR RI tanggal 4 November 2014, ruang lingkup tugas Komisi I DPR RI adalah di bidang:
  1. Pertahanan
  2. Luar Negeri
  3. Komunikasi dan Informatika
  4. Intelijen

      2. PASANGAN KERJA KOMISI I DPR RI
Berdasarkan Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor: 3/DPR RI/IV/2014-2015 Tentang Penetapan Kembali Mitra Kerja Komisi-Komisi DPR RI Masa Keanggotaan Tahun 2014-2019, tanggal 23 Juni 2015, Pasangan Kerja Komisi I DPR RI adalah sebagai berikut:

  1. Kementerian Pertahanan (Kemenhan);
  2. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu);
  3. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo);
  4. Panglima TNI/Mabes TNI AD, AL dan AU;
  5. Badan Intelijen Negara (BIN);
  6. Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg);
  7. Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas);
  8. Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas);
  9. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI);
  10. Komisi Informasi Pusat (KI Pusat);
  11. Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI);
  12. Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI);
  13. Dewan Pers;
  14. Perum LKBN Antara;
  15. Lembaga Sensor Film (LSF);
  16. Badan Keamanan Laut (Bakamla).

      3. KEANGGOTAAN KOMISI I DPR RI
Komisi I DPR RI sebagai salah satu Alat Kelengkapan DPR RI dibentuk oleh DPR RI untuk setiap awal keanggotaan DPR RI dengan beranggotakan 50 orang, yang terdiri dari :
a. Pimpinan : 4 orang 
  1. Ketua Komisi            :    Drs. Mahfudz Siddiq, M.Si.       : F-PKS
  2. Wakil Ketua Komisi   :    Tantowi Yahya                         : F-PG
  3. Wakil Ketua Komisi   :    Asril Hamzah Tanjung, S.Ip       : F-GERINDRA
  4. Wakil Ketua Komisi   :    H.A. Hanafi Rais, S.Ip., M.PP   : F-PAN
              b. Anggota  : 44 orang
                  a.  F-PDI Perjuangan       :   8 orang
                  b.  F-PG                         :    7 orang
                  c.  F-Gerindra                 :   5 orang
                  d.  F-PD                         :    5 orang
                  e.  F-PAN                       :    4 orang
                  f.   F-PKB                       :    3 orang
                  g.  F-PKS                       :    3 orang
                  h.  F-PPP                       :    4 orang
                  i.   F-NASDEM                :   4 orang
                  j.   F-Hanura                    :   1 orang

Dalam setiap tahun masa sidang, terjadi pergantian keanggotaan ataupun unsur pimpinan. Apabila terjadi pergantian unsur pimpinan, maka dilakukan pengesahan Pimpinan Komisi yang baru dalam Rapat Intern Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh salah seorang Pimpinan DPR RI, yaitu Pimpinan DPR RI yang membidangi komisi terkait, dalam hal ini Komisi I DPR RI berada dalam bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam).

TUGAS KOMISI I DPR RI
              KOMISI I DPR RI MEMPUNYAI TUGAS DALAM:

              1. PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG (LEGISLASI)
Dalam pembentukan undang-undang, Komisi I DPR RI mempunyai tugas mengadakan persiapan, penyusunan, pembahasan, dan penyempurnaan Rancangan Undang-Undang yang termasuk dalam ruang lingkup tugas Komisi I DPR RI. Komisi I DPR RI dapat melaksanakan pembahasan terhadap:
a. RUU Usul Inisiatif Pemerintah
b. RUU Usul Inisiatif DPR
c. RUU Pengesahan Perjanjian Internasional (Ratifikasi)

               2. BIDANG ANGGARAN
Dalam bidang anggaran, Komisi I DPR RI mempunyai tugas:
a.   Mengadakan pembicaraan pendahuluan RAPBN yang meliputi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) serta Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKAKL) dalam ruang lingkup tugas Komisi I DPR RI dan usulan Anggota mengenai program pembangunan daerah pemilihan bersama dengan Pemerintah.
b.   Mengadakan pembahasan dan mengajukan usul penyempurnaan RAPBN serta mengusulkan perubahan RKAKL yang termasuk dalam ruang lingkup tugas Komisi I DPR RI dan usulan Anggota mengenai program pembangunan daerah pemilihan bersama dengan Pemerintah.
c.   Membahas dan menetapkan alokasi anggaran untuk fungsi dan program Kementerian/Lembaga (KL) yang menjadi Mitra Kerja Komisi I DPR RI.
d.   Menyampaikan hasil pembicaraan pendahuluan RAPBN dan menyampaikan hasil pembahasan RAPBN, RKAKL, dan alokasi anggaran untuk fungsi dan program KL yang menjadi Mitra Kerja Komisi I DPR RI kepada Badan Anggaran untuk disinkronisasi.
e.   Membahas dan menetapkan alokasi anggaran untuk fungsi dan program KL yang menjadi Mitra Kerja Komisi I DPR RI berdasarkan hasil sinkronisasi alokasi anggaran KL oleh Badan Anggaran
f.    Menyerahkan kembali kepada Badan Anggaran hasil pembahasan komisi untuk bahan akhir penetapan APBN
g.   Membahas dan menetapkan alokasi anggaran per program yang bersifat tahunan dan tahun jamak yang menjadi Mitra Komisi  I DPR RI
h.   mengadakan pembahasan laporan keuangan negara dan pelaksanaan APBN; dan
i.    membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK yang berkaitan dengan ruang lingkup tugas Komisi I DPR RI.

                3. BIDANG PENGAWASAN
Dalam bidang pengawasan, Komisi I DPR RI mempunyai tugas:
       a. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang, termasuk APBN, serta peraturan 
            pelaksanaannya yang termasuk dalam ruang lingkup tugas Komisi I DPR RI
       b. Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK yang berkaitan dengan ruang lingkup tugas
           Komisi I DPR RI
       c.  Memberikan masukan kepada BPK dalam hal rencana kerja pemeriksaan tahunan, hambatan pemeriksaan
           , serta penyajian dan kualitas laporan berkaitan dengan ruang lingkup tugas Komisi I DPR RI
       d.  Melakukan pengawasan terhadap kebijakan Pemerintah
       e.  Membahas dan menindaklanjuti usulan DPD; dan
       f.   Menjalin hubungan luar negeri, baik dengan institusi negara maupun swasta, sesuai dengan
            bidang tugas setiap komisi dan dikoordinasikan oleh Badan Kerjasama Antar-Parlemen.

 DALAM MELAKSANAKAN TUGAS TERSEBUT DI ATAS, KOMISI I DPR RI DAPAT MENGADAKAN :

1. RAPAT KERJA (RAKER) DENGAN PEMERINTAH YANG DIWAKILI OLEH MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA
     Dalam hal ini Komisi I DPR RI dapat mengadakan Raker dengan:
     Menteri/Pimpinan Lembaga yang menjadi Mitra Kerja Komisi I DPR RI, yaitu:
    1. Menteri Pertahanan
    2. Menteri Luar Negeri
    3. Menteri Komunikasi dan Informatika
    4. Panglima TNI
    5. Kepala BIN
  1. Menteri/Pimpinan Lembaga yang bukan menjadi Mitra Kerja Komisi I DPR RI, apabila dipandang perlu dalam pelaksanaan tugas Komisi I DPR RI di bidang legislasi, pengawasan, dan anggaran, seperti:
  1. Menkopolhukam, dalam rangka mendapatkan masukan terhadap permasalahan-permasalahan krusial dan berkaitan dengan ruang lingkup Komisi I DPR RI
  2. Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas, dalam rangka pembahasan anggaran Mitra Kerja Komisi I DPR RI
  3. Menteri Hukum dan HAM, dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang.

2.  KONSULTASI DENGAN DPD

3.   RAPAT DENGAR PENDAPAT (RDP) DENGAN PEJABAT PEMERINTAH YANG MEWAKILI INSTANSINYA
      Dalam hal ini, Komisi I DPR RI dapat mengadakan RDP dengan:
      A. Pejabat Pemerintah yang menjadi Mitra Kerja Komisi I DPR RI, yaitu Pejabat di:
  1. Kemenhan;
  2. Kemenlu;
  3. Kemenkominfo;
  4. Mabes TNI AD, AL dan AU;
  5. BIN;
  6. Lemsaneg;
  7. Lemhannas;
  8. Wantannas;
  9. KPI;
  10. Komisi Informasi Pusat;
  11. LPP TVRI;
  12. LPP RRI;
  13. Dewan Pers;
  14. Perum LKBN Antara;
  15. LSF;
  16. Assosiasi/Perusahaan, seperti Industri Pertahanan, Perusahaan Telekomunikasi, dan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP);
  17. Bakamla RI;
  18. Organisasi Pemerintah lainnya.
     
B. Pejabat Pemerintah yang bukan merupakan Mitra Kerja Komisi I DPR RI, apabila dipandang perlu dalam
           melaksanakan tugas Komisi I DPR RI di bidang legislasi, pengawasan, dan anggaran

4. RAPAT DENGAR PENDAPAT UMUM (RDPU)
    Dalam hal ini, Komisi I DPR RI dapat mengadakan RDPU dengan Masyarakat, Organisasi
    Masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kalangan Swasta, Pakar, dan Akademisi, baik atas
    permintaan Komisi I DPR RI maupun atas permintaan pihak lain dalam rangka mendapatkan masukan
    terkait dengan tugas Komisi I DPR RI di bidang legislasi, pengawasan, dan anggaran.

5. RAPAT KERJA GABUNGAN
    Dalam melaksanakan tugasnya baik di bidang legislasi, pengawasan, maupun anggaran, Komisi I
    DPR RI dapat mengadakan Rapat Kerja Gabungan dengan Komisi lainnya yang terkait dengan
    materi/substansi yang akan dibahas.

6. KUNJUNGAN KERJA
    a. KUNJUNGAN KERJA DALAM MASA RESES
         Dalam setiap reses masa persidangan, Komisi I DPR RI dapat melaksanakan Kunjungan Kerja ke daerah
         untuk mendapatkan masukan/informasi yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapi
         Mitra Kerja Komisi I DPR RI di daerah dan melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana yang ada.
         Hasil Kunjungan Kerja ini dilaporkan dalam Rapat Intern Komisi I DPR RI dan selanjutnya disampaikan kepada
         Mitra Kerja Komisi I DPR RI (Menteri/Pimpinan Lembaga terkait) untuk dapat ditindak lanjuti.
         Disamping melaksanakan Kunjungan Kerja ke daerah, dalam Masa Reses Komisi I DPR RI juga
         dapat melaksanakan Kunjungan Kerja ke Luar Negeri dalam rangka mengawasi sejauhmana pemerintah
         termasuk Duta Besar dan KBRI menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, kebijakan
         dan program pemerintah, serta permasalahan dan kendala yang dihadapinya. Disamping itu juga untuk
         menjalankan pengawasan terhadap pelaksanaan fungsi pemerintahan di luar negeri, yaitu diplomasi untuk
         memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia, serta berpartisipasi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia
         yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, dan melaksanakan prinsip politik luar
         negeri sesuai dengan perundang-undangan. Tugas pengawasan dalam bidang hubungan luar negeri dilaksanakan
         Komisi I DPR RI untuk memastikan bahwa ketentuan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
         1945 yang menegaskan, bahwa Presiden harus mendapat persetujuan DPR RI dalam hal Presiden menyatakan 
         perang, membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain, atau perjanjian internasional lainnya yang
         menimbulkan akibat luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat, terkait dengan keuangan Negara, atau
         mengakibatkan perubahan undang-undang, terlaksana sebagaimana mestinya. DPR RI ikut melaksanakan
         diplomasi dalam rangka memelihara perdamaian dan kerja sama internasional serta meningkatkan hubungan dan
         kerjasama dengan negara-negara di dunia berdasarkan prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif yang diabdikan
         bagi kepentingan nasional. Kegiatan memperjuangkan kepentingan nasional yang dilaksanakan DPR RI melalui
         forum pertemuan antar parlemen, baik bilateral, multilateral, regional maupun internasional merupakan kegiatan
         Diplomasi Parlemen (Parliamentary Diplomacy) dan secara khusus dilaksanakan Komisi I DPR RI, dalam
         kunjungan kerjanya melalui pertemuan dengan pimpinan parlemen dan pemerintahan terkait di negara yang
         dikunjungi.

     b. KUNJUNGAN KERJA SPESIFIK
          Apabila terjadi kasus-kasus yang bersifat spesifik yang berkaitan dengan permasalahan dalam ruang lingkup
          dan tugas Komisi I DPR RI, maka Komisi I DPR RI dapat melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik, baik ke
          daerah maupun ke luar negeri dalam rangka mendapatkan masukan/informasi langsung mengenai
          permasalahan yang terjadi dan mencari solusi penyelesaian terhadap permasalahan tersebut. Kunjungan Kerja
          Spesifik ini dilakukan dalam masa sidang yang hasilnya dilaporkan dalam Rapat Intern Komisi I DPR RI untuk
          ditindaklanjuti atau disampaikan kepada Mitra Kerja komisi I DPR RI terkait.

7. KUNJUNGAN KERJA GABUNGAN
    Komisi I DPR RI dapat melaksanakan Kunjungan Kerja Gabungan apabila dipandang perlu dalam melaksanakan
    tugas Komisi I DPR RI di bidang pengawasan, legislasi, dan anggaran.
   
    Berikut Daftar Nama Anggota Komisi I DPR RI Periode 2014-2019, yakni :

                                    DAFTAR NAMA ANGGOTA KOMISI I DPR-RI 2014-2019
                                     (Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri & Komunikasi)
                                                                                                                                         27 JAN’ 2016

NO.


NO.
ANG.

NO. URUT
N   A   M   A

FRAKSI




KETUA :

1.
A-105

Drs. MAHFUDZ SIDDIQ, M.Si  (KAPOKSI )
PKS (JABAR VIII)



WAKIL KETUA :

2.
A-252

TANTOWI YAHYA
PG (DKI JKT III)
3.
A- 340

ASRIL HAMZAH TANJUNG, S.IP
GRD (DKI JAKARTA I)
4.
A-486

H.A. HANAFI RAIS, S.IP., M.P.P.
PAN (DIY)



ANGGOTA :

5.
A-165
1
Dr. TB HASANUDDIN, SE, MM 
PDI P (JABAR IX)
6.
A-142
2
Ir. RUDIANTO TJEN
PDI P (BABEL)
7.
A-173
3
Ir. BAMBANG WURYANTO, MBA
PDI P (JATENG IV)
8.
A-171
4
Dr. EVITA NURSANTY, MSc
PDI P (JATENG III)
9.
A-147
5
Dr. EFFENDI MS SIMBOLON, MIPol
PDI P (DKI JAKARTA III)
10.
A-149
6
CHARLES HONORIS
PDI P (DKI JAKARTA III)
11.
A-229
7
IRINE Y. ROBA PUTRI, S.Sos, M.COMN&MEDIAST
PDI P (MALUKU UTARA)
12.
A-208
8
MARINUS GEA, SE, M.Ak
PDI P (BANTEN III)
13.
A-169
9
TUTI N. ROOSDIONO
PDIP (JATENG I)
14.
A-251
1
Dr. Ir. FAYAKHUN ANDRIADI, M.KOM 
PG (DKI JKT II)
15.
A-235
  2
MEUTYA VIADA HAFID
PG (SUMUT I)
16.
A-292
3
H.ZAINUDIN AMALI, SE
PG (JATIM XI)
17.
A-313
4
H. ANDI RIO IDRIS PADJALANGI, SH, M.Kn
PG (SULSEL III)
18.
A-246
5
BOBBY ADHITYO RIZALDI, SE, MBA, CFE
PG (SUMSEL II)
19.
A-267
6
DRS. AGUN GUNANJAR SUDARSA, Bc.IP.,M.Si
PG (JABAR X)
20.
A-264
7
DAVE AKBARSYAH LAKSONO
PG (JABAR VIII)
21.
A-266
8
VENNY DEVIANTI, S.Sos
PG (JABAR IX)
22.
A-338
1
H. AHMAD MUZANI
GRD (LAMPUNG I)
23.
A-329
2
MARTIN HUTABARAT
GRD (SUMUT III)
24.
A-344
3
RACHEL MARYAM SAYIDINA  
GRD (JABAR II)
25.
A-363
4
ANDIKA PANDU PURAGABAYA, S.Psi., M.Si., M.Sc
GRD (DIY)
26.
A-393
5
ELNINO M. HUSEIN MOHI, ST, M.Si
GRD (GORONTALO)
27.
A-402
1
DRS. H. DARIZAL BASIR, MBA
PD (SUMBAR I)
28.
A-416
2
DR. SJARIFUDDIN HASAN, SE, M.M, M.B.A
PD (JABAR III)
29.
A-424
3
Dr. IR. DJOKO UDJIANTO, M.M 
PD (JATENG III)
30.
A-432
4
Dr. NURHAYATI ALI ASSEGAF, M.Si
PD (JATIM V)
31.
A-454
5
MAYJEN TNI (PURN) SALIM MENGGA
PD (SULBAR)
32.
A-468
1
ZULKIFLI HASAN, S.E., M.M.
PAN (LAMPUNG I)
33.
A-469
2
Ir. ALIMIN ABDULLAH
PAN (LAMPUNG II)
34.
A-476
3
BUDI YOUYASTRI  (KAPOKSI )
PAN (JABAR X)
35.
A-496
4
H. MUHAMMAD SYAFRUDIN, S.T., M.M
PAN (NTB)
36.
A-72
1
Drs. H.A. MUHAIMIN ISKANDAR, M.Si
PKB (JATIM VIII)
37.
A-73
2
Dra. Hj. IDA FAUZIYAH, M.Si
PKB (JATIM VIII)
38.
A-67
3
Drs. H.M. SYAIFUL BAHRI ANSHORI, M.P 
PKB (JATIM IV)
39.
A-81
4
ABDUL LATIEF HANAFIAH, M.Sc
PKB (KALSEL II)
40.
A-95
1
H. AHMAD ZAINUDDIN, Lc
PKS (DKI JAKARTA I)
41.
A-109
2
Dr. H.M. GAMARI SOETRISNO
PKS (JATENG III)
42.
A-113
3
DR. SUKAMTA
PKS (DIY)
43.
A-514
1
Dr. H.A. DIMYATI NATAKUSUMAH, SH, MH, M.Si  
PPP (DKI JAKARTA III)
44.
A-534
2
HJ. KARTIKA YUDHISTI, B.ENG, M.Sc
PPP (BANTEN II)
45.
A-538
4
H. SYAIFULLAH TAMLIHA, S.Pi, MS
PPP (KALSEL I)
46.
A-542
3
LETJEN TNI (P) H. ANDI MUHAMMAD GHALIB, SH, MH
PPP (SULSEL II)
47.
A-1
1
PROF. Dr. BACHTIAR ALY, MA
NASDEM ACEH I)
48.
A-3
2
PRANANDA SURYA PALOH
NASDEM (SUMUT I)
49.
A-12
3
MAYJEN TNI (PURN) SUPIADIN ARIES SAPUTRA
NASDEM (JABAR XI)
50.
A-28
4
VICTOR BUNGTILU LAISKODAT
NASDEM (NTT II)
51.
A-550
1
MOHAMAD ARIEF SUDITOMO, SH, MA.
HANURA (JABAR I)

                         Sekretariat Komisi I DPR RI : Ged. Nusantara II DPR RI, Lt. I, Jl. Jend. Gatot Subroto,
                                                                Jakarta, 021-5715.520, 5715.518/581

Google+ Followers

Klik di sini untuk pengisian formulir kemitraan usaha waralaba
Klik di sini untuk pengisian formulir kemitraan usaha waralaba
 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. .- Rizal Abubakar Sidik - - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger