Konsultasi Pengobatan .
HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba .
Hotline: 087878821248.
WA: 0822.4610.4034 - 081385386583 .
Home » , , » Karakteristik Sinetron Indonesia - Part 1

Karakteristik Sinetron Indonesia - Part 1

Written By Blogs owner SidikRizal on 21 Agustus 2011 | 08.05

Sinetron terbaik Indonesia (Pemenang Panasonic Gobel Award 2011)
Ini dia tulisan seorang teman, yang menurut saya lumayan berisi. Seandainya semua orang yang berakal mau menulis apa adanya tentang dunia pertelevisian seperti tulisan berikut ini, pasti tak kan ada lagi sinetron kacau balau yang bukannya menghibur dan mendidik tapi merusak secara perlahan pola pikir orang Indonesia.


Berikut tulisannya:
Hai para readers, lama tak jumpa ya! Setelah melewati beberapa kesibukan saat masuk SMA, mimin akan menyajikan acara televisi membosankan favorit anda. Apakah itu?? Iya,, SINETRON! Kali ini kita tidak membahas suatu sinetron di stasiun TV, tetapi membahas karakteristiknya. Kita tahu kan, dunia pesinetronan Indonesia mempunyai kualitas yang sangat jelek lumayan bagus. Sehingga memiliki ciri khas yang membedakan dengan sinema / telenovela / drama serial negara lain. Nah, gak usah basa-basi lagi,, langsung aja cekidot...

Biasanya Sinetron Indonesia mempunyai karakter umum seperti berikut ini:

1. Ada adegan menampar pacar yang dikira selingkuh. Ada juga istri yang selingkuh padahal cuma ketemu teman, terus menyewa orang untuk menyelidiki.

2. Ada adegan menangisnya (kayaknya hampir semua film deh ada) tapi di sinetron Indonesia hal ini paling mendominasi di setiap episode. (biar masuk nominasi pemeran nangis terbaik versi FFI).

3. Banyak sekali yang mengajarkan balas dendam (ngajarin jelek --').

4. Serinya dibikin panjang-panjang takut kehabisan bahan, kalo satu konflik yang gak masuk akal selesai, tiba2 ada konflik (yang gak kurang gak masuk akal juga) diada-ada-in. Dengan alasan ratingnya naik. (padahal ngebosenin).

5. Biasanya ceritanya rebutan warisan. Atau warisannya jatuh pada anak/cucu yang sudah lama hilang. Atau rebutan kekuasaan atau rebutan anak.

6. Kalo adegannya masih sekolah hampir dipastikan ceritanya tentang rebutan pacar dan biasanya yang rebutan yang cewek dan tokoh yang disenangi si cowok anaknya miskin atau pas2an dan baru masuk atau pindahan dari sekolah lain (tapi anehnya bisa masuk sekolah elite) terus ada yang sudah merasa memiliki si cowok yaitu cewek yang kaya dan punya geng (biasanya anak kepala yayasan).

7. Orang kaya selalu menjadi tokoh yang jahat (apa udah nggak ada orang baik yang kaya?).

8. Kalo pinjam utang selalu pada orang yang sama sampai akhirnya rumahnya disita (gampang banget nyita rumah).

9. Tokoh yang baik biasanya melarat dan bodoh. Gampang dibohongin. Dan paling sering tokoh baik hampir tidak pernah minta tolong pengacara dan kalah. Minta tolong polisi juga selalu gagal.


10. Tapi giliran tokoh jahat minta bantuan polisi atau pengacara hampir dipastikan menang. Dan yang paling sering yaitu pengacara dengan gampangnya disuruh mengganti isi warisan dengan diberi imbalan uang banyak (ini yang merusak citra pengacara. Tapi memang banyak sih he.he.he), terus hartanya dikuasai dan seisi rumah diusir (adegan ini sudah katro banget).


11. Tokoh yang baik biasanya lebih goblok dari tokoh yang jahat (tokoh yang jahat idenya selalu cemerlang meskipun masih anak kecil sekalipun).


12. Bila kisahnya sedih pemeran utama yang baik selalu menderita bertubi-tubi biar dikira mengharukan.


13. Dimulai dengan bangkrut karena ditipu (emang seorang pengusaha yang sukses gampang percaya orang ? Sama anak sendiri aja kadang nggak percaya apalagi orang lain), terus dilanjutkan dengan jatuh sakit, mau berobat nggak punya duit. (mantan direktur kok sebegitu amat nggak punya duit. Koruptor aja yang masuk penjara aja duitnya masih banyak). Cari kerja susah biasanya jadi kuli pasar. (emangnya nggak punya teman, saudara atau mungkin dia lahirnya nggak sama orang kali yeeee….).


14. Tidurnya di emperan toko terus paginya diusir sama penjaganya. Biasanya mengalami kecelakaan terus menerus, kalau dipasangi jebakan selalu masuk.


15. Habis itu ditolong oleh teman yang tidak tahu darimana datangnya.


16. Dimanapun tokoh utamanya bersembunyi atau mengasingkan diri, selalu ditemukan oleh tokoh jahat (kayaknya wilayah Indonesia cuma sebesar perumahan kali ya?).


17. Kebanyakan kalo ceritanya mau selesai, selalu ada saja halangan. Entah jadi lumpuh dan nggak bisa ngomong, tertabrak mobil terus koma, habis tertabrak mobil mau sembuh kemudian jatuh dari tangga atau kebetulan disandera oleh penculik atau naik bis ketiduran terus nyampai dimana nggak tahu dan nggak punya ongkos pulang.


18. Dilanjutkan dengan kisah cari duit buat makan dan ongkos tapi kenalan dengan pemuda baik dan dilanjutkan dengan jatuh cinta. (ceritanya semakin ngawur saja).


19. Penyakit yang sering adalah kanker otak, TBC (biasanya kalau batuk batuk terus di tisunya ada darah) dan yang penyakit paling baru dan lagi ngetren disinetron yaitu : akibat jatuh atau dengar berita jadi kaget atau kecelakaan terus jadi STROKE + LUMPUH nggak bisa ngomong dan nulis yang menyebabkan jalan cerita nggak jadi selesai. (kenyataan sangat jarang terjadi, paling2 patah tulang); umumnya sakit jantung/stroke/penyakit2 umum.


20. Nggak ada yang menceritakan keluarga yang harmonis. (gara2 kebanyakan nonton sinetron).

Sampai ini dulu ya post kali ini, tunggu saja part 2 dan seterusnya yang tak kalah membosankan lucu dan realistis --'.

0 komentar:

Posting Komentar

ISILAH BUKU TAMU KAMI

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. .- Rizal Abubakar Sidik - - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger